Pengendalian Tikus (Rodent Control)

Rodent Control adalah usaha pengendalian hama tikus secara terpadu dan berkelanjutan untuk mengendalikan populasi tikus agar tidak menimbulkan gangguan

Jenis Tikus yang mengganggu

Tikus Atap (Rattus rattus) 

– Ahli dalam memanjat dan melompat

– Omnivora suka buah, sayur, kacang, dan biji-bijian

– Pemalu, kurang suka sesuatu yang baru

– Area jangkauan 15 – 30 meter

– Bisa menembus lubang sebesar 1,2 cm

– Dapat bersarang di tanah jika populasi meningkat

– Moncong runcing, telinga dan mata besar

– Warna Abu kehitam-hitaman

– kotoran ramping panjang 1-2 cm dan ujungnya runcing

– usia hidup 9-24 bulan

– dewasa dalam 2-3 bulan

– jumlah anak/kelahiran 6-10 ekor

– dalam 1 tahun 6 kali kelahiran

– panjang ekor 18-25 cm (lebih panjang dari tubuhnya)

– Panjang tubuh 15 – 22 cm

– Berat 150-250 gram

Tikus Rumah (Mus musculus)

– Lebih menyukai biji-bijian, sereal, serangga dan makanan apapun yang ditemui

– tidak perlu setiap hari minum air

– makan beraneka ragam makanan tapi dalam jumlah sedikit

– Rasa ingin tahu tinggi akan sesuatu hal yang baru

– Ahli memanjat, area jangkauan 3 – 6 meter

– Bisa menembus lubang sebesar 0,6 cm

– Bersarang di sekitar sumber makanan

– Moncong Runcing, Telinga besar, dan mata kecil

– Warna coklat muda atau abu-abu muda

– ujung kotoran runcing, berukuran 0,3 – 0,6 cm

– Usia hidup 9 – 12 bulan

– Dewasa dalam 1,5 bulan

– Jumlah anak/kelahiran 6-7 ekor

– Dalam 1 tahun dapat melahirkan 7-10 kali

– Panjang tubuh 6-10 cm, ekor 7,5-10 cm (Ekor lebih panjang dari tubuhnya)

– Berat 50-150 gram

Tikus Got (Rattus norwegicus)

– Pemalu, gugup jika ada sesuatu yang baru

– Omnivora, lebih menyukai daging dan kacang

– Hanya makan 1 jenis makanan yang disukai

– Ahli berenang

– Area jangkauan 15 – 30 meter

– Bisa menembus lubang 1,2 cm

– Moncong Tumpul, telinga dan mata kecil

– Warna coklat tua bagian atas, muda dibawah

– kotoran berbentuk kapsul dengan ukuran 2 cm

– Usia hidup 5 – 12 bulan bahkan hingga 3 tahun

– Dewasa dalam 2 – 3 bulan

– Jumlah anak 8 – 12 ekor

– Kelahiran dalam 1 tahun ada 7 kali

– panjang tubuh 19-25 cm, ekor 15 – 22 cm (Ekor lebih pendek dari tubuh)

– Berat 200 – 500 gram

Tanda-Tanda Keberadaan Tikus

1. Kotoran Tikus

2. Jejak Tikus

3. Bekas Urin

4. Bulu

5. Tanda Gesekan Tubuh pada dinding

6. Bukti hidup atau mati

7. Lubang sarang di tanah

8.Bekas gigitan / kerusakan

9. Bau

10. Suara

Habitat Tikus

1. Tikus Atap

– Atap, loteng, pohon

2. Tikus Rumah

– Gudang, Laci, Lemari, Belakang Kulkas

3. Tikus Got

– dalam got/ selokan, lubang dalam tanah

Sistem Pengendalian Tikus

1. Pemasangan Bait Station di sisi luar Pagar bangunan bertujuan untuk monitoring dan mencegah re-infestasi dari area luar bangunan

2. Pemasangan Bait Station di Sisi bagian luar bangunan bertujuan untuk monitoring dan pencegahan adanya tikus yang masuk dalam bangunan

3. Pemasangan Bait Station, Glue Trap, Trap masal di area dalam bangunan untuk monitoring dan mencegah tikus yang sudah terlanjur berada di dalam bangunan